Ummu Shahba Mu’adzah binti Abdullah Al Adawiyah
Saat tiba waktu siang, dia berkata, “Inilah hari dimana aku akan mati.” Karena itu dia tidak tidur hingga sore hari. Saat malam datang ia berucap, “Inilah malam dimana aku akan mati.” Karena iitu dia mengisinya dengan shalat semalam suntuk. Jika tertidur, dia bangun dan berputar mengelilingi rumahnya sambil berucap: “Wahai jiwa! Sesungguhnya tidur panjang ada di hadapanmu. Jika kau mendahulukannya, tentu akan bertambah panjang tidurmu di kubur dalam suka maupun duka.” Dia juga mengatakan “Aku heran dengan mata yang tidur, padahal ia tahu kelak akan tidur panjang dalam gelapnya kubur.”
Hafsah binti Sirin
Di kala malam hari, dia selalu menyalakan lampu kemudian shalat di mushallanya. Ketika lampunya mati, dia terangi lampu rumahnya hingga pagi. Dia menetap di mushallanya selama 30 tahun, tidak pernah keluar selain untuk memenuhi hajatnya atau untuk sedikit tidur siang.
Ummu Darda binti Huyai
Yunus bin Maisarah menuturkan, “Sebuah rombongan para wanita ahli ibadah mendatangi Ummu Darda, mereka shalat semalaman hingga telapak kaki mereka bengkak karena lamanya.” Read the rest of this entry »