Wisma Akhwat Ma’had Thaybah

Sekilas Tentang Gambaran Shalat Malam Para Wanita Ahli Ibadah

Posted on: July 3, 2007

Ummu Shahba Mu’adzah binti Abdullah Al Adawiyah

Saat tiba waktu siang, dia berkata, “Inilah hari dimana aku akan mati.” Karena itu dia tidak tidur hingga sore hari. Saat malam datang ia berucap, “Inilah malam dimana aku akan mati.” Karena iitu dia mengisinya dengan shalat semalam suntuk. Jika tertidur, dia bangun dan berputar mengelilingi rumahnya sambil berucap: “Wahai jiwa! Sesungguhnya tidur panjang ada di hadapanmu. Jika kau mendahulukannya, tentu akan bertambah panjang tidurmu di kubur dalam suka maupun duka.” Dia juga mengatakan “Aku heran dengan mata yang tidur, padahal ia tahu kelak akan tidur panjang dalam gelapnya kubur.”

Hafsah binti Sirin

Di kala malam hari, dia selalu menyalakan lampu kemudian shalat di mushallanya. Ketika lampunya mati, dia terangi lampu rumahnya hingga pagi. Dia menetap di mushallanya selama 30 tahun, tidak pernah keluar selain untuk memenuhi hajatnya atau untuk sedikit tidur siang.

Ummu Darda binti Huyai

Yunus bin Maisarah menuturkan, “Sebuah rombongan para wanita ahli ibadah mendatangi Ummu Darda, mereka shalat semalaman hingga telapak kaki mereka bengkak karena lamanya.”

Rabi’ah al Adawiyyah

Pembantunya menceritakan, sepanjang malam dia mengerjakan shalat, kemudian pada saat terbit fajar dia tertidur sesaat di mushallanya hingga fajar hilang. Saat bangun dari tidurnya, dengan nada terkejut dia melompat sembari berucap, “Wahai jiwa, berapa lama engkau terlelap tidur dan berapa lama kau sanggup terjaga untuk beribadah, padahal sebentar lagi kau akan tidur dan tidak terbangun kecuali oleh dasyatnya teriakan hari kiamat.”  

Muniqah binti Abi Thariq

Dia tinggal di Bahrain. Setiap kali datang waktu malam, dia selalu mengatakan,  “Bagus… bagus diriku. Telah datang kebahagiaan orang mukmin.” Dia lalu beranjak ke mihrabnya, dan berdiri shalat seperti batang pohon hingga subuh.

Dari Ummu Ammar binti Mulaik Al-Bahrani, dia berkata: “Suatu malam aku menginap di rumah Muniqah binti Abi Thariq. Tiada henti-hentinya dai sambil menangis mengulang-ulangi ayat “Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS Ali Imran [3] :101)” 

disalin dari kitab “Syarah Kumpulan Hadist Shahih tentang Wanita”
oleh Isham bin Muhammad as-Syarif

2 Responses to "Sekilas Tentang Gambaran Shalat Malam Para Wanita Ahli Ibadah"

sangat terkesan dan bermanfaat untuk dijadikan contoh ibadah

[…] disalin dari kitab “Syarah Kumpulan Hadist Shahih tentang Wanita” oleh Isham bin Muhammad as-Syarif sumber : https://ummahat.wordpress.com […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • ummahat: Sama-sama, semoga berkenan,, do'akan semoga kami istiqomah untuk mengupdate artikel-artikel di sini
  • ummahat: Amiin
  • ummahat: Afwan kalau operator sangat lama tidak mengupdate, insyaAllah kami akan membuat perbaikan, rencana jika server thaybah.or.id sudah aktif kembali, maka
%d bloggers like this: